Kamis, 07 Mei 2015

Mentimun Yang Menyejukan Kehidupan



Selamat pagi Indonesia, semoga negeri ini tetap hijau dan subur bagi tanaman berkhasiat dan bermanfaat. Pada kesempatan hari ini akan dibahas mengenai mentimun dan kandungan gizi serta nutrisi yang terkandung di dalamnya. Mentimun atau ketimun atau timun mempunyai nama latin (Cucumis sativus L) tanaman ini termasuk dalam suku labu-labuan. Biasanya mentimun dijadikan lalapan atau campuran minuman segar pelepas dahaga.


Untuk di Indonesia mentimun merupakan sayuran yang cukup digemari di masyarkat, terlebih harganya yang tidak begitu mahal membuat mentimun laris manis di pasaran. Mentimun mempunyai kadar air yang tinggi, selain itu vitamin mengandung vitamin A, B, dan C. selain itu mentimun juga mengandung mineral seperti magnesium, kalium, mangan,dan silica. Dari kandungan vitamin dan mineral yang terkandung dalam mentimun maka dapat kita uraikan manfaat mentimun sebagai berikut :
Mentimum mempunyai kalori yang rendah. Dalam 100 gram mentimun mempunyai 15 gram kalori, selain itu mentimun tidak mempunyai lemak atau kolesterol jenuh. Rajin mengkonsumsi mentimun membuat anda terhindar dari sembelit kronis. Serat juga terkandung dalam mentimun, kandungan yang paling tinggi terdapat dalam kulitnya. Sama seperti fungsi serat lainnya, serat yang ada dalam mentimun berfungsi sebagai pencegah penyakit lambung dan penyakit yang berhubungan dengan detoksifikasi usus.
Kandungan ari dalam mentimun disinyalir dapat membantu membersihkan ginjal dari resiko batu ginjal dengan cara mengeluarkannya melalui urine. Sebagai sumber kalium yang bagus, ketimun mengandung 147 miligram kalium per 100 gram. Fungsi kalium ini adalah untuk mengurangi tingkat tekanan darah tinggi, dan meminimalkan efek natrium. Berbicara mengenai anti oksidan, mentimun memiliki senyawa anti oksidan seperti B Karoten, Zea-xanthin dan Lutein. Senyawa tersebut di atas diyakini mampu menangkal radikal bebas yang  dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.
Seperti sayuran hijau lainnya, mentimun juga mengandung lariciresinol, pinoresinol dan secoisolariciresinol. Tiga zat tersebut merupakan zat yang disebut lignin  yang dapat mencegah resiko berkembangnya beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus dan kanker ovarium, serta kanker rahim dan kanker prostat. Proses kerjanya adalah lignan yang masuk dalam tubuh akan mengikat bakteri, dan bakteri tersebut akan dijadikan  enterolignans. Enterolignans ini mengikat ke reseptor estrogen untuk mengurangi penyakit seperti beberapa kanker di atas.
Tidak disangka kalau mentimun mengandung vitamin K, kita semua tahu fungsi dari vitamin tersebut. Vitamin K berfungsi untuk memperkuat tulang dengan mempromosikan aktivitas orthotropic. Dan selain vitamin K, mentimun mengandung silica yang bermanfaat untuk kesehatan sendi dengan cara memperkuat jaringan ikat.
Sebenarnya masih banyak manfaat mentimun untuk kesehatan, misalnya untuk memperhalus kulit, untuk dehedrasi, untuk mengurangi kerontokkan rambut dan lain sebagainya. Namun perlu diketahui bahwa mentimun juga mempunyai efek samping. Mengkonsumsi mentimun  dalam keadaan mentah akan menyebabkan alergi, terutama di sekitar rongga mulut yang menimbulkan gatal dan pembengkakan, solusinya adalah dengan cara memasak terlebih dahulu sebelum di konsumsi. Namun tidak semua orang yang akan mengalami hal tersebut di atas jika mengkonsumsi mentimun dalam keadaan mentah, karena kasus ini hanya terjadi bagi mereka yang mengalami alergi mentimun mentah.
Jika mengkonsumsi mentimun dalam jumlah yang banyak atau mengkonsumsi mentimun yang mempunyai kulit keriput dan agak pahit maka akan berakibat keracunan dan kebotakan, hal ini terjadi karena zat kimia yang ada dalam mentimun dapat menyebabkan hal di atas.
Demikianlah artikel ini, semoga bermanfaat untuk kita semua. 


Sumber :
http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/30-manfaat-luarbiasa-mentimun-bagi-kesehatan-kulit-dan-rambut.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Mentimun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar